banner 728x250
Batam  

Menata Ulang Harapan terhadap BUMD Kepri sebagai Pilar Kemandirian Daerah

banner 120x600
banner 468x60

 

 

banner 325x300

sidikfokusnews.com – Batam – Gagasan menjadikan Badan Usaha Milik Daerah sebagai salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah bukanlah wacana yang berlebihan. Di tengah besarnya potensi ekonomi Kepulauan Riau yang berada di jalur perdagangan internasional, keberadaan BUMD seharusnya mampu tampil sebagai kekuatan ekonomi daerah yang produktif, profesional, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, yang memiliki visi agar BUMD dapat menjadi sumber penting penerimaan daerah. Menurutnya, cita-cita tersebut sangat mungkin diwujudkan apabila seluruh pihak benar-benar serius dalam membangun tata kelola perusahaan daerah yang sehat dan berorientasi pada hasil.

Selama ini, beban penerimaan daerah masih banyak bertumpu pada pajak yang berasal dari masyarakat. Kondisi ini menunjukkan bahwa kontribusi BUMD terhadap PAD masih belum optimal. Padahal, dengan potensi sektor pelabuhan, energi, perdagangan, pariwisata, hingga jasa maritim yang dimiliki Kepri, BUMD semestinya mampu berkembang menjadi mesin ekonomi yang kuat dan mandiri.

BUMD tidak cukup hanya berdiri sebagai simbol perusahaan milik pemerintah daerah. Lebih dari itu, BUMD harus mampu menjadi institusi bisnis yang profesional, inovatif, dan kompetitif. Kreativitas manajemen, keberanian membaca peluang usaha, serta kemampuan membangun kerja sama strategis menjadi faktor penting agar perusahaan daerah tidak sekadar bertahan, tetapi juga berkembang dan menghasilkan keuntungan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Evaluasi berkala terhadap kinerja manajemen BUMD juga menjadi langkah penting dalam menjaga profesionalisme. Jabatan di lingkungan BUMD tidak boleh hanya dipandang sebagai posisi administratif, melainkan amanah untuk menghadirkan kemajuan ekonomi daerah. Ketika kinerja tidak menunjukkan hasil yang maksimal, maka perbaikan bahkan pergantian manajemen harus dilakukan demi menjaga arah dan tujuan perusahaan tetap berjalan dengan baik.

Kepri memiliki peluang besar untuk menjadikan BUMD sebagai kekuatan ekonomi daerah yang sesungguhnya. Namun peluang itu hanya akan menjadi harapan kosong apabila tidak dibarengi dengan keseriusan, pengawasan yang kuat, serta keberanian melakukan pembenahan secara menyeluruh. Jika dikelola dengan visi yang jelas dan sumber daya manusia yang tepat, BUMD bukan hanya mampu meningkatkan PAD, tetapi juga dapat membuka lapangan kerja, memperkuat ekonomi masyarakat, dan mengurangi ketergantungan daerah terhadap sektor-sektor tertentu.

Pada akhirnya, keberhasilan BUMD bukan semata tentang angka dividen, melainkan tentang bagaimana perusahaan daerah mampu hadir sebagai instrumen pembangunan yang memberi manfaat luas bagi rakyat Kepulauan Riau. (Nursalim Turatea).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *