banner 728x250
Batam  

Reses dan Silaturahim Ormas Islam, DPRD Kepri Serap Aspirasi Masyarakat di Batam

banner 120x600
banner 468x60

sidikfokusnews.com – Batam — Kegiatan reses yang dirangkaikan dengan silaturahim bersama organisasi kemasyarakatan Islam menjadi momentum strategis bagi anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat. Acara yang digelar dalam masa sidang kedua tahun sidang 2025–2026 ini berlangsung hangat dan penuh interaksi, menghadirkan tokoh masyarakat, pengurus ormas Islam, serta warga dari berbagai wilayah di daerah pemilihan.

 

banner 325x300

Kegiatan tersebut dipimpin oleh H. Bahktiar, yang hadir sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Kepri meliputi Batu Ampar, Lubuk Baja, Bengkong, dan Batam Kota. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal kelembagaan, melainkan ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat untuk memastikan arah kebijakan tetap berpihak pada kebutuhan riil di lapangan.

 

Menurutnya, organisasi kemasyarakatan Islam memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, silaturahim yang dibangun tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan keagamaan di tengah masyarakat.

 

Dalam forum tersebut, sejumlah isu mengemuka, mulai dari pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, hingga persoalan kesejahteraan masyarakat perkotaan. Para peserta menyampaikan harapan agar pemerintah daerah lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat akar rumput, khususnya dalam menciptakan peluang usaha dan memperkuat peran lembaga keagamaan sebagai pusat pembinaan moral dan sosial.

 

H. Bahktiar menanggapi berbagai aspirasi tersebut dengan komitmen untuk memperjuangkannya di tingkat legislatif. Ia menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam merumuskan kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat nilai-nilai keislaman yang moderat dan berkeadaban.

 

Kegiatan yang berlangsung dalam rentang waktu 20 April hingga 4 Mei 2026 ini menjadi bagian dari upaya DPRD Kepri dalam memastikan bahwa setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan harapan masyarakat. Melalui pendekatan dialogis seperti ini, diharapkan hubungan antara wakil rakyat dan konstituen semakin erat, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan bersama.

 

Suasana acara yang penuh keakraban menunjukkan bahwa ruang-ruang komunikasi langsung seperti reses tetap relevan di tengah dinamika pembangunan modern. Di sinilah aspirasi masyarakat tidak hanya didengar, tetapi juga diolah menjadi pijakan nyata dalam proses pengambilan keputusan di tingkat daerah.

(Nursalim Turatea).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *