banner 728x250

Memperingati 71 Tahun Konferensi Asia-Afrika di Bandung {18–24 April 1955}

banner 120x600
banner 468x60

Bandung,19 April 2026 — Indonesia kembali mengenang salah satu tonggak sejarah dunia, yaitu Konferensi Asia Afrika 1955 yang digelar pada 18–24 April 1955 di Gedung Merdeka. Tahun ini, peringatan ke-71 menjadi momentum penting untuk merefleksikan semangat solidaritas, kemerdekaan, dan perdamaian dunia.

Konferensi yang dihadiri oleh 29 negara dari kawasan Asia dan Afrika ini lahir dari kesamaan nasib bangsa-bangsa yang pernah mengalami penjajahan, serta keinginan kuat untuk membangun tatanan dunia yang lebih adil di tengah ketegangan Perang Dingin.

banner 325x300

Diprakarsai oleh lima negara pelopor—Indonesia, India, Pakistan, Sri Lanka, dan Myanmar—Konferensi Asia-Afrika berhasil melahirkan prinsip-prinsip penting yang dikenal sebagai Dasasila Bandung, yang hingga kini masih menjadi rujukan dalam hubungan internasional.

Adapun poin-poin penting dari Konferensi Asia-Afrika antara lain:

  • Latar Belakang: Semangat persatuan negara-negara Asia-Afrika dalam melawan kolonialisme dan menciptakan perdamaian dunia.
  • Waktu dan Tempat: Diselenggarakan pada 18–24 April 1955 di Gedung Merdeka, Bandung.
  • Peserta: 29 negara yang mewakili lebih dari setengah populasi dunia saat itu.
  • Negara Penggagas: Indonesia, India, Pakistan, Sri Lanka, dan Myanmar.
  • Hasil Utama: Dasasila Bandung, yang menegaskan penghormatan terhadap hak asasi manusia, kedaulatan negara, kesetaraan, serta penyelesaian konflik secara damai.
  • Dampak: Mendorong gelombang kemerdekaan di Asia dan Afrika serta memperkuat posisi Indonesia di panggung diplomasi global.

Konferensi ini juga menjadi simbol nyata pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, serta membuka jalan bagi kerja sama internasional di berbagai bidang, termasuk ekonomi, pendidikan, dan teknologi.

Memperingati 71 tahun Konferensi Asia-Afrika bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menghidupkan kembali semangat persatuan, solidaritas, dan perjuangan melawan ketidakadilan global.

“Semangat Bandung harus terus hidup sebagai inspirasi bagi generasi masa kini dalam membangun dunia yang damai, adil, dan sejahtera.”


#71TahunKAA #KonferensiAsiaAfrika #BandungSpirit #IndonesiaMaju #GemaBangsa

Bayu

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *