sidikfokusnews.com – Batam – Reses yang dilakukan Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin, di kawasan Tanjung Piayu Laut, Kota Batam, menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka alami sehari-hari.
Dalam pertemuan tersebut, warga secara terbuka mengungkapkan sejumlah kebutuhan mendasar yang hingga kini belum terpenuhi secara optimal. Permasalahan yang disampaikan didominasi oleh isu infrastruktur, pelayanan publik, serta dukungan terhadap kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.
Salah satu warga, Wira Sutanti, mengungkapkan harapannya agar pemerintah dapat memastikan ketersediaan lampu penerangan jalan serta akses air bersih yang memadai. Menurutnya, kedua hal tersebut sangat penting untuk menunjang kenyamanan dan keamanan lingkungan.
Di sisi lain, warga juga menyampaikan aspirasi terkait dukungan bagi kegiatan keagamaan, seperti pengadaan seragam untuk ibu-ibu majelis taklim yang dinilai dapat mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
Keluhan lain datang dari Azwan yang menyoroti masih banyaknya rumah warga yang belum layak huni. Ia berharap adanya program perbaikan rumah yang dapat membantu masyarakat meningkatkan kualitas tempat tinggal mereka. Selain itu, para nelayan juga berharap adanya bantuan alat tangkap guna mendukung aktivitas ekonomi mereka.
Tidak hanya itu, warga juga mengusulkan pembangunan dan perbaikan fasilitas umum, seperti pagar lapangan voli, revitalisasi tempat pemakaman umum, serta pembangunan taman kanak-kanak atau PAUD agar akses pendidikan anak usia dini menjadi lebih dekat dan mudah dijangkau.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wahyu Wahyudin menyatakan akan berupaya memperjuangkan setiap usulan yang disampaikan warga. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa aspirasi tersebut ke tingkat pemerintah provinsi maupun kota agar dapat ditindaklanjuti.
Meski demikian, ia juga mengingatkan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini sedang dalam tahap efisiensi, sehingga pelaksanaan program harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Kendati begitu, ia tetap optimistis bahwa melalui jalur pokok-pokok pikiran, sebagian aspirasi masyarakat dapat direalisasikan secara bertahap.
Wahyu juga mengajak masyarakat untuk terus aktif berpartisipasi dalam menyampaikan usulan pembangunan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
(Nursalim Turatea).

















