sidikfokusnews.com. Sagulung, Batam — Dewan Pimpinan Cabang Majelis Ulama Indonesia (DPC MUI) Kecamatan Sagulung sukses menggelar Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) I pada Ahad, 4 Januari 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 40 peserta ini menjadi momentum penting konsolidasi organisasi dalam memperkuat peran MUI sebagai pilar pembinaan umat dan mitra strategis pemerintah di tingkat kecamatan.
RAKERCAB I tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Ria Saftarrika, Camat Sagulung beserta Sekretaris Camat, Ketua dan Sekretaris MUI Kota Batam, serta perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam, seperti Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan ormas Islam lainnya.
Kehadiran lintas unsur ulama, umara, dan elemen masyarakat Islam ini mencerminkan kuatnya dukungan terhadap eksistensi dan peran strategis MUI dalam menjaga harmoni kehidupan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan di wilayah Sagulung. RAKERCAB tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga forum strategis untuk mengevaluasi program kerja sebelumnya serta merumuskan arah kebijakan dan langkah konkret ke depan.
Sejumlah isu krusial keumatan menjadi fokus pembahasan, mulai dari penguatan dakwah yang moderat dan berorientasi pada pembinaan akhlak, peningkatan kualitas moral masyarakat, hingga penguatan sinergi antara MUI, pemerintah kecamatan, dan organisasi kemasyarakatan Islam. Pembahasan tersebut diarahkan agar MUI Sagulung mampu merespons dinamika sosial yang semakin kompleks dengan pendekatan yang solutif, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Ketua DPC MUI Sagulung, Kiyai Ali Makrus, S.Pd.I., dalam arahannya menegaskan bahwa RAKERCAB merupakan momentum strategis untuk memperkokoh konsolidasi internal organisasi. Ia menekankan pentingnya soliditas dan kerja kolektif seluruh unsur MUI agar peran dan fungsi organisasi semakin efektif di tengah masyarakat. “Sinergi ulama dan umara harus terus diperkuat agar MUI mampu menjadi rujukan umat sekaligus mitra konstruktif pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC MUI Sagulung, Nazahati Kosim, S.Ag., menjelaskan bahwa seluruh hasil pembahasan dan keputusan RAKERCAB akan dirumuskan dalam dokumen resmi. Dokumen tersebut akan menjadi dasar penyusunan program kerja yang terencana, terukur, dan berkesinambungan, serta akan disampaikan secara resmi kepada pihak-pihak terkait sebagai bentuk akuntabilitas organisasi.
Melalui pelaksanaan RAKERCAB I ini, DPC MUI Sagulung menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai keislaman, memperkuat ukhuwah dan persatuan umat, serta mewujudkan kehidupan sosial dan keagamaan yang harmonis di Kecamatan Sagulung. Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi langkah-langkah strategis MUI Sagulung dalam menjawab tantangan umat ke depan secara bijak dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.
Nursalim Turarea















