sidikfokusnews.com. Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., bersama Gubernur Provinsi Kepri, H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., memimpin langsung pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seligi 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri. Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, di antaranya Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si., Ketua DPRD Provinsi Kepri Iman Sutiawan, Dankodaeral IV Laksda TNI Berkat Widjanar ko, S.E., M.Tr.Opsla., serta Ka BNNP Kepri Brigjen Pol. Hanny Hidayat, S.I.K., M.H. Hadir pula Kabag Ops Binda Kepri Bpk. RM Pracoyo, S.E., Kazonakamla Barat Laksma Bakamla Bambang Trijanto, Dandim 0316/Batam Kolonel Arh Yan Eka Putra, S.Sos., Asops Pangkoarmada I Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia, S.Sos., Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe A Bpk. Andik Krisdianto, Kakanwil Jasa Raharja Kepri Ibu Rika Indri Dalosa S.Si.Apt., M.BA., Kepala BPTD Kelas II Prov. Kepri Ibu Dini Kusumahati Damarintan, S.T., M.T., PJU Polda Kepri, serta perwakilan dari Pemerintah Kota Batam.
Apel ini merupakan wujud nyata komitmen dan sinergisitas lintas sektor untuk mengecek kesiapan personel maupun sarana prasarana guna memastikan pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang menyampaikan bahwa situasi global saat ini menunjukkan eskalasi yang meningkat, termasuk konflik di Timur Tengah yang melibatkan Israel, Palestina, dan Iran. Dampak dari konflik tersebut telah memicu gejolak harga minyak dunia yang berpotensi melemahkan nilai tukar rupiah, meningkatkan inflasi, serta mengganggu stabilitas ekonomi nasional. Meskipun demikian, Pemerintah Indonesia terus melakukan langkah diplomasi bebas aktif untuk mendorong perdamaian dunia melalui pendekatan _Two State Solution_ serta berupaya menjaga kestabilan ekonomi nasional dengan memberikan bantuan subsidi harga minyak. Berdasarkan data Pertamina, stok BBM dan LPG nasional masih mencukupi sehingga masyarakat diimbau untuk tidak melakukan _panic buying._
Terkait agenda nasional, perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H diprediksi akan menggerakkan sebanyak 143,9 juta orang yang melakukan perjalanan mudik. Guna memastikan keamanan dan kelancaran momen tersebut, Polri didukung TNI dan instansi terkait menyelenggarakan Operasi Terpusat “Ketupat-2026” selama 13 hari, mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan. Pengamanan akan difokuskan pada 185.607 objek berupa masjid, lokasi shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, hingga pusat transportasi seperti pelabuhan dan bandara. Polri juga menyiapkan 2.746 pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu di seluruh Indonesia untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., juga menekankan pentingnya memedomani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pengaturan lalu lintas jalan serta penyeberangan, termasuk penerapan sistem one way, contra flow, dan ganjil-genap. Selain kelancaran arus lalu lintas, petugas diminta melakukan monitoring ketersediaan kebutuhan pokok dan BBM, serta melakukan patroli rutin pada jam rawan dan rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik. Mengingat prediksi BMKG mengenai potensi cuaca ekstrem, kesiapsiagaan tim tanggap bencana juga menjadi prioritas dalam operasi ini. Menutup amanat tersebut, Kapolda Kepri mengajak seluruh personel untuk meningkatkan soliditas dan sinergisitas dalam tugas demi mewujudkan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
Kemudian, dalam doorstop nya bersama awak media, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 ini, Polri bersama seluruh stakeholder terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, pemerintah daerah, Jasa Raharja, serta instansi lainnya melibatkan sekitar 1.450 personel yang akan ditempatkan di seluruh kabupaten dan kota di wilayah Kepulauan Riau.
Adapun objek pengamanan meliputi titik-titik pergerakan orang dan barang, khususnya di kawasan pelabuhan, baik pelabuhan domestik maupun pelabuhan Roro. Kami berharap situasi keamanan tetap kondusif dan tidak ada gangguan yang perlu diwaspadai secara khusus. Namun demikian, kami tetap melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai perkembangan situasi global, termasuk isu keamanan internasional sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Kapolri.
Kemudian, Gubernur Provinsi Kepri, H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., juga menegaskan bahwa melalui rapat koordinasi yang telah kita laksanakan sebelumnya, pemerintah provinsi bersama seluruh unsur terkait, termasuk para bupati dan wali kota di Kepulauan Riau, telah melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama periode Idul Fitri.
“Hal ini juga sejalan dengan perkembangan situasi global saat ini, sehingga kita harus tetap waspada dan melakukan pengawasan secara maksimal, termasuk terhadap harga tiket transportasi, baik kapal laut maupun pesawat, agar tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan terhadap para pelaku usaha agar tetap mematuhi ketentuan yang berlaku,” ujar Gubernur Provinsi Kepri, H. Ansar Ahmad, S.E., M.M.
Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian agar menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam atau memanfaatkan aplikasi Polri Super Apps.
“Kemudian, bagi masyarakat yang merasa khawatir meninggalkan kendaraan atau barang berharga lainnya di rumah saat mudik, dipersilakan untuk menitipkannya di kantor polisi terdekat (Polsek atau Polres). Layanan penitipan ini disediakan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun, sebagai wujud kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman selama merayakan Idul Fitri,” tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Red

















