sidikfokusnews.com. Muara Enim — PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bekerja sama dengan UT School, lembaga pelatihan di bawah naungan United Tractors, menggelar seleksi psikotes bagi calon peserta program pelatihan dasar mekanik dan operator alat berat. Kegiatan ini berlangsung pada 4–9 Februari 2026 di sejumlah sekolah yang tersebar di wilayah Tanjung Enim, Kabupaten Lahat, dan Muara Enim, Sumatera Selatan.
Seleksi psikotes tersebut merupakan bagian awal dari rangkaian proses rekrutmen peserta pelatihan yang dirancang untuk memastikan kesiapan mental, karakter kerja, serta potensi peserta sebelum memasuki pendidikan teknis. Program ini sekaligus menjadi upaya strategis perusahaan dalam menyiapkan sumber daya manusia lokal yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di sektor industri alat berat, khususnya pertambangan.
Sustainability Division Head PT Bukit Asam Tbk, Dedy Saptaria Rosa, menegaskan bahwa profesi mekanik dan operator alat berat tidak hanya menuntut keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan mental, disiplin tinggi, ketelitian, serta kesadaran kuat terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Menurutnya, psikotes menjadi instrumen penting untuk memetakan karakter, stabilitas emosi, serta kemampuan adaptasi peserta terhadap lingkungan kerja industri yang memiliki standar keselamatan ketat.
Ia menambahkan, penguatan kompetensi sumber daya manusia lokal merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PTBA dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja di sekitar wilayah operasional perusahaan. Program pelatihan ini diharapkan tidak hanya menciptakan tenaga kerja siap pakai, tetapi juga membuka peluang karier jangka panjang di sektor pertambangan maupun industri jasa penunjangnya.
Sementara itu, PIC Program, Muhammad Fatkhullah, menyampaikan bahwa seleksi psikotes diikuti oleh 151 peserta yang berasal dari berbagai sekolah di wilayah sekitar operasional perusahaan. Peserta yang dinyatakan lolos tahap psikotes akan melanjutkan ke proses seleksi lanjutan sesuai standar industri, termasuk evaluasi teknis, kesehatan, serta aspek keselamatan kerja.
Program pelatihan dasar mekanik dan operator alat berat ini secara khusus menyasar lulusan SMA dan SMK dari wilayah sekitar operasional PTBA. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal, memperluas kesempatan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan pendekatan pelatihan berbasis standar industri dan keselamatan kerja, kolaborasi PTBA dan UT School diharapkan mampu menghasilkan tenaga kerja yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki etos kerja profesional, tanggung jawab tinggi, serta kesiapan menghadapi dinamika industri pertambangan yang terus berkembang. Program ini sekaligus mencerminkan komitmen dunia usaha dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan, adaptif, dan berdaya saing.
HMs-naswani

















