banner 728x250

Buku “Wisata ke Sekolah Adiwiyata” Ajak Pembaca Menyelami Pendidikan Berwawasan Lingkungan

banner 120x600
banner 468x60

SIDIKFOKUSNEWS|DEPOK 9 Januari 2026 — Kepedulian terhadap lingkungan hidup semakin menemukan relevansinya dalam dunia pendidikan. Hal inilah yang diangkat oleh Mudzakkir Harun Alrasyid, guru SDIT Miftahul Ulum Cinere, Depok, melalui buku terbarunya yang berjudul Wisata ke Sekolah Adiwiyata. Buku ketujuh karya Mudzakkir ini hadir sebagai bacaan inspiratif yang mengajak pembaca menyelami praktik pendidikan yang berpadu erat dengan kepedulian terhadap alam.
Dengan gaya bahasa yang ringan, komunikatif, namun sarat makna, penulis menghadirkan konsep Adiwiyata sebagai sebuah strategi membangun karakter generasi masa depan yang peduli lingkungan, solutif dalam menghadapi persoalan ekologis, serta berintegritas dalam menjaga keberlanjutan alam. Buku ini tidak hanya menyajikan informasi, tetapi juga mengajak pembaca melakukan refleksi tentang peran sekolah dalam membentuk kesadaran lingkungan sejak dini.


Disusun secara runtut dalam sembilan bab, Wisata ke Sekolah Adiwiyata mengulas secara komprehensif mulai dari sejarah dan filosofi lahirnya program Adiwiyata, prinsip-prinsip dasar sekolah berwawasan lingkungan, hingga langkah-langkah praktis yang dapat ditempuh oleh satuan pendidikan. Setiap pembahasan dirancang sistematis sehingga mudah dipahami dan dapat diterapkan oleh berbagai kalangan, khususnya pendidik dan pengelola sekolah.
Buku ini juga memuat berbagai kisah inspiratif dari sekolah-sekolah di Indonesia yang telah berhasil mengimplementasikan konsep Adiwiyata. Melalui kisah tersebut, pembaca diajak melihat secara nyata bagaimana pengelolaan ruang terbuka hijau, pemanfaatan kebun sekolah sebagai media pembelajaran, serta berbagai inovasi yang digagas oleh siswa mampu mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat dan ramah lingkungan.
Lebih jauh, penulis mengajak pembaca untuk memandang sekolah sebagai ruang hidup yang tidak terpisah dari ekosistem sekitarnya. Konsep pengelolaan sampah berbasis 3R, kampanye hemat energi, hingga kolaborasi dengan komunitas dan pemerhati lingkungan dijelaskan sebagai bagian penting dari gerakan Adiwiyata. Dalam pandangan penulis, Adiwiyata bukan sekadar program administratif, melainkan sebuah gerakan kolektif yang menumbuhkan tanggung jawab bersama terhadap kelestarian bumi.
Melalui Wisata ke Sekolah Adiwiyata, pembaca diajak melakukan perjalanan edukatif yang membuka wawasan tentang cara-cara sederhana namun berdampak besar dalam menjaga lingkungan. Buku ini memberikan inspirasi untuk menciptakan sekolah dan lingkungan sekitar yang lebih bersih, sehat, indah, dan berkelanjutan, sekaligus menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam menjaga masa depan bumi.
Buku ini dinilai relevan dan layak dibaca oleh guru, kepala sekolah, siswa, pemerhati lingkungan, serta masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap isu keberlanjutan. Wisata ke Sekolah Adiwiyata menjadi undangan terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi sebagai agen perubahan melalui pendidikan, karena masa depan hijau bermula dari langkah kecil yang dilakukan hari ini.

banner 325x300

(Nursalim Turatea).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *