banner 728x250
Daerah  

Dari Cinere untuk Sumatera: Doa dan Donasi Mengalir dari SDIT Miftahul Ulum

banner 120x600
banner 468x60

sidikfokusnews.com – CINERE — Tangis duka masih menggema dari berbagai penjuru Sumatera. Banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah merenggut kedamaian ribuan keluarga. Rumah-rumah hancur, akses jalan terputus, dan para penyintas kini bertahan di hunian darurat dengan segala keterbatasan. Anak-anak harus tidur beralas terpal, sementara para orang tua mencoba tegar di tengah kehilangan yang begitu besar. Bencana ini bukan sekadar bencana alam, tetapi juga luka kemanusiaan yang mendalam.

Kepedihan itu turut dirasakan oleh keluarga besar SDIT Miftahul Ulum Cinere. Rasa prihatin yang mendalam menggugah nurani seluruh warga sekolah, guru, staf, peserta didik, hingga para orang tua murid—untuk bergerak bersama dalam aksi nyata kepedulian. Mereka meyakini bahwa penderitaan saudara-saudara di Sumatera adalah duka bersama sebagai satu bangsa. “Kami mungkin tidak berada di sana, tetapi hati dan doa kami selalu bersama mereka,” ungkap salah seorang guru dengan mata berkaca-kaca.

banner 325x300

Sebagai wujud nyata solidaritas itu, sekolah menggulirkan program “SDIT MU Cinere Peduli Sumatera”. Kegiatan penggalangan donasi dilaksanakan setiap hari hingga Sabtu, 13 Desember 2025, bertepatan dengan agenda Assembly sekolah. Kotak-kotak donasi disebar di berbagai titik strategis. Setiap pagi, pemandangan haru terlihat ketika para siswa datang dengan membawa sumbangan dari uang jajan mereka. Ada pula yang mengajak orang tua dan keluarga untuk ikut berbagi. Dari tangan-tangan kecil itu, terbit harapan besar bagi para korban bencana.

Lebih dari sekadar bantuan materi, gerakan ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang hidup di lingkungan sekolah. Para siswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar langsung tentang makna empati, kepedulian sosial, dan persaudaraan sesama manusia. Mereka diajak memahami bahwa musibah dapat datang kapan saja dan kepada siapa saja, serta bahwa kebaikan, sekecil apa pun, akan menjadi cahaya bagi mereka yang tengah berada dalam kegelapan.

Kepala sekolah, Dedy Susanto, menyampaikan harapannya agar bantuan yang terkumpul benar-benar dapat meringankan beban para penyintas. “Semoga donasi ini menjadi penguat bagi saudara-saudara kita untuk bangkit kembali. Lebih dari itu, kami berharap nilai kepedulian ini tumbuh kuat dalam diri setiap anak,” tuturnya. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan para korban agar diberi ketabahan, kekuatan, serta jalan kemudahan dalam menghadapi masa sulit ini.

Keluarga besar SDIT MU Cinere percaya bahwa bangsa ini akan selalu kuat ketika kepedulian terus dirawat dan tangan-tangan kebaikan saling menggenggam. Dari Cinere untuk Sumatera, doa dan donasi mengalir sebagai tanda cinta, harapan, dan keyakinan bahwa luka akan sembuh ketika kemanusiaan tetap dijaga bersama.

(Redaksi).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *