sidikfokusnews.com – Batam — Menjelang dimulainya kegiatan Pelatihan Persatuan Mubalig Batam (PMB) Kota Batam Tahun 2025 yang digelar pada Sabtu, 29 November 2025, suasana Aula Engku Hamidah Lantai IV Kantor Wali Kota Batam mulai dipenuhi para mubalig dari berbagai kecamatan di Kota Batam. Para peserta hadir lebih awal dengan semangat tinggi, menandakan besarnya antusiasme dalam mengikuti program peningkatan kapasitas dakwah ini.
Di tengah persiapan jelang detik-detik pelatihan, tokoh pendidikan sekaligus pemerhati pengembangan dakwah, Dr. Nursalim, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi mendalam kepada panitia penyelenggara. Ia menilai kegiatan ini bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi sebuah langkah progresif dalam membangun kualitas mubalig yang berilmu, berwawasan, dan adaptif.
“Pelatihan ini sangat strategis untuk memperkuat peran mubalig di tengah dinamika masyarakat yang semakin kompleks. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia PMB Kota Batam yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan begitu baik. Upaya seperti ini menunjukkan keseriusan dalam mencetak dai yang moderat, cerdas, dan mampu menghadirkan pesan dakwah yang menenteramkan,” ujar Dr. Nursalim, S.Pd., M.Pd. menjelang dimulainya acara.
Ia juga menekankan bahwa mubalig hari ini harus mampu menjadi figur teladan yang tidak hanya memahami teks keagamaan, tetapi juga konteks sosial yang mengelilinginya. Oleh sebab itu, pelatihan ini sangat penting untuk memadukan kemampuan intelektual, spiritual, dan sosial demi terwujudnya dakwah yang relevan dan solutif.
Kegiatan Pelatihan PMB Kota Batam Tahun 2025 ini dirancang untuk memperkuat keilmuan mubalig dalam bidang keislaman, tata komunikasi dakwah, dan penguatan nilai kebangsaan. Pesan-pesan dakwah yang disampaikan nantinya diharapkan mampu mendorong harmoni, toleransi, serta menjaga ketenteraman masyarakat di kota yang sangat majemuk ini.
Dukungan Pemerintah Kota Batam tampak nyata melalui fasilitas dan ruang yang disediakan, menegaskan sinergi antara ulama dan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat religius dan berakhlak mulia. Pelatihan ini juga menyoroti pentingnya literasi digital bagi para mubalig, agar mereka mampu berdakwah melalui media modern dengan cara yang bijak dan bertanggung jawab.
Melalui pelatihan ini, PMB Kota Batam meneguhkan kembali komitmennya untuk mencetak mubalig yang tidak hanya kaya ilmu dan pemahaman agama, tetapi juga kuat mental, peka sosial, serta mampu menjadi penyejuk di tengah berbagai perbedaan. Harapannya, seluruh peserta dapat membawa pulang pengetahuan, semangat, dan perspektif baru untuk diterapkan dalam aktivitas dakwah di tengah masyarakat.
Pelatihan ini menjadi titik awal penguatan peran mubalig sebagai penjaga moral, pendorong persatuan, dan penyebar nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin di Kota Batam.
(Redaksi)

















